KSHI Raih 3 Prestasi Gemilang di Akhir Kepengurusan 2017/2018

lpmgemakeadilan.fh.undip.ac.id — Akhir masa kepengurusan merupakan masa yang mengharukan, tak terkecuali bagi Kelompok Studi Hukum Islam (KSHI) FH Undip. KSHI di dua minggu terakhirnya berhasil memperoleh prestasi gemilang di akhir periode kepengurusan 2017/2018 lalu. Hal ini tentu menjadi cerita menarik, terlebih saat itu mendekati Muktamar KSHI dimana pergantian kepengurusan baru terjadi.

Bulan November lalu menjadi sejarah terciptanya prestasi yang bertubi-tubi, diantaranya adalah sebagai berikut: pertama, Ajang Sciensational Universitas Indonesia. Pada Ajang ini, KSHI meraih prestasi sebagai Juara Umum, Juara 1 Legislative Drafting, dan sekaligus Berkas Terbaik Legislative Drafting. Adapun delegasi yang mengikutinya Fathih Misbahuddin I (2015), Sahel Muzammil (2015), Kahfi Wiyadi (2015), Lalita Nabia (2016), dan Al Hiqni Futuhaat (2017). Kedua, Ajang Unnes Law Fair, Universitas Negeri Semarang. Pada ajang tersebut, delegasi FH Undip, Farid Ibrahim ( 2016 ) yang juga merupakan Kepala Departemen (Kadept) Riset KSHI kala itu berhasil meraih prestasi sebagai Juara 1 Kompetisi Paper Marvellaw. Kemudian yang Ketiga, Ajang Ubaya Law Fair yang dalam hal ini KSHI mendelegasikan Ilham Perwira Muda (2015) telah meraih prestasi sebagai Juara 1 Kompetisi Legal Opinion dalam ajang Ubaya Law Fair, Universitas Surabaya. Dengan demikian, sangat jelas bahwa ketiga perlombaan tersebut seluruhnya memperoleh juara 1 dalam dua minggu berturut-turut.

“Di tahun ini KSHI mendapat juara di 6 perlombaan, pertama di bulan April juara 3 KTI Parahyangan Law Competition, bulan Mei juara 2 Essay Justitia UI, bulan Oktober juara 2 Kompetisi Perancangan Undang-Undang, Juara 2 dan berkas terbaik Kompetisi Artikel Ilmiah sekaligus juara umum di CLFest UB. November dapet 3 juara yakni juara 1 Legal Opinion Ubaya Law Fair, Juara 1 Paper di Marvellaw Unnes, dan yang terakhir juara 1 dan berkas terbaik sekaligus juara umum Legal Drafting di Sciensational UI. Kalo dibandingkan tahun lalu alhamdulillah lebih meningkat” Ujar Alif Fary selaku Ketua Umum KSHI 2017/2018.

Tentu menjadi pertanyaan terkait banyaknya prestasi KSHI yang sering lebih banyak muncul di akhir. Alif Fary pun menjawab bahwa hal itu dikarenakan kompetisi biasanya diadakan di awal semester, di tengah dan akhir. Kebetulan kemarin banyak yang dibuka di akhir dan alhamdulillah dari banyaknya yang dicoba memperoleh 3 juara prestasi.

“Ya yang pertama saya senang, karena kemarin beruntung. Dalam 2 minggu berturut-turut dapet 3 juara. Cuman, mungkin harapannya untuk kedepan kalo bisa tidak terlalu menumpuk di akhir, lebih konsisten di tiap semester kita bisa dapet gelar juara” Tanggapan Alif melihat 3 prestasi gemilang muncul di akhir periode kepengurusannya.

Alif menjelaskan sebenarnya KSHI di tahun ini telah mencoba di delapan kompetisi, namun hanya 6 yang berhasil memperoleh juara. Kemudian terkait minat anak KSHI berkaitan dengan perlombaan adalah 50:50. Ia pun turut memberikan harapan-harapannya agar KSHI bisa lebih baik kedepannya.

“Harapannya Kajiannya lebih mendalam lagi, kemudian terkait penelitian dan perlombaan dalam hal ini aku masih melihat banyaknya anak yang ragu-ragu mau ikut lomba. Kalo bisa dicoba aja karena setiap anak yang juara pada awalnya tidak yakin namun seiring latihan pasti akan timbul keyakinan mampu memperoleh gelar juara. Jadi harapannya lebih untuk lebih berani ikut mencoba lomba.” Harapan Alif Fary.

Sahel Muzammil, selaku delegasi yang sekaligus pernah menjabat sebagai Kadept. Riset KSHI periode 2016/2017 mengatakan bahwa menurutnya semua anggota KSHI yang berlomba di bidang penulisan ilmiah rata-rata memulai dari nol. Dari situ mereka dididik karakternya supaya mereka ingin mencari tahu sendiri ilmunya, walaupun sumbernya bisa dari alumni dll. Jadi, prestasi itu merupakan akumulasi dari berbagai bantuan, usahanya sendiri dan restu dari Allah Swt.

Sahel melihat di kepengurusan 2017/2018 ada peningkatan. Di masa kepemimpinan Farid (Kadept. Riset 2017/2018) banyak membawa piala, terlebih ada juga 2 piala juara umum. Kemudian di tahun lalu juara 1 itu relatif baru 1 kali didapat yakni kala itu diperoleh oleh Alfian N.S yang juga merupakan Ketua Umum KSHI periode lalu. Beda halnya dengan tahun 2018 ini, yakni ada tiga juara 1 di akhir periode.

“Jadi, aku lihat kuantitasnya lebih banyak dan kualitasnya itu lebih tinggi” Ujar Sahel.

Terkait perolehan 3 prestasi yang diperoleh KSHI di dua minggu terakhir jelang akhir kepengurusan, Sahel melihatnya semacam suatu tradisi. Entah kenapa KSHI itu selalu mendapat lebih banyak prestasi di akhir periode kepengurusan, sekitar bulan Juni ke atas. Menurutnya masuk akal, karena di awal periode biasanya merupakan tahun awal anggota baru baru masuk, jatuh bangun dulu disitu, baru mereka petik hasilnya di enam bulan terakhir.

Kemudian tanggapan terkait harapan agar prestasi itu tidak hanya banyak menumpuk di akhir periode kepengurusan, “Menurutku percepatan-percepatan itu sebenernya sudah ada. Nah, nanti kedepannya bisa lebih cepat lagi atau tidak aku yakin bisa. Karena orang-orang yang udah berpengalaman pada  tahun ini kemungkinan tahun depan dia bisa ikut mendampingi lagi junior-junior yang baru. Dan itu bisa mempercepat kemungkinan kita dapet prestasi di awal tahun” Ujar Sahel.

Iklim Riset di KSHI semakin bagus, namun ia berharap regenerasinya tetap harus dijaga. Sahel juga berharap untuk KSHI ke depan makin solid, makin prestatif dan makin religius. Itu merupakan pilarnya KSHI. Selain Sahel Muzalmmil, Ilham Perwira Muda selaku Delegasi dan juga mantan BPH KSHI 2016/2017 pun juga melihat adanya peningkatan luar biasa di tahun ini. Karena memang KSHI sudah bisa merebut juara 1 maupun juara umum dll.

“Harapan saya KSHI untuk KSHI lebih bisa prestatif lagi, KSHI menunjukkan taringnya di penghujung tahun. Harapan saya KSHI mampu menunjukkan pula di awal tahun. Semoga juga dapat tumbuh bibit-bibit baru sehingga nanti KSHI tidak kehabisan sumber daya untuk orang-orang yang mau berprestasi. Juga tetap pertahankan identitas KSHI sebagaimana KSHI semestinya.” Ujar Ilham.

Zidney Ilma F.E.

Infografis 3 Prestasi Gemilang KSHI di Akhir Kepengurusan 2017/2018