Tembalang Kota Pelajar

lpmgemakeadilan.fh.undip.ac.id– Perkembangan Tembalang sebagai  kota pelajar,  Tembalang bukanlah sebuah daerah administrasi  setingkat kota namun hanya setingkat kecamatan. Meskipun begitu, tidak berlebihan jika saya menyebut Tembalang sebagai suatu kota pelajar karena Tembalang mengalami perkembangan yang sangat drastis dari daerah yang sepi dan dirasa kurang penting di Kota Semarang sampai dengan Kampus Universitas Diponegoro dipindahkan ke Tembalang pada tahun 2010. Tak hanya itu, di Tembalang juga ada Politeknik Negeri Semarang, Universitas Pandanaran dll. Maka tak heran jika kehadiran para mahasiswa turut menambah keramaian Tembalang dan sekitarnya.

Perpindahan Kampus S1 ke Tembalang ini membawa dampak yang besar bagi kecamatan Tembalang,  dari segi perekonomian saja  dapat dilihat dari banyaknya warga yang membuka usaha rumah kos dan membuka warung-warung makan dll. Perlahan tapi pasti, rumah-rumah kos sederhana pun semakin modern dan mulai berubah menjadi kos-kosan mewah dan eksluskif dengan berbagai fasilitas mewah seperti wifi, AC, dan kamar mandi dalam seolah-olah menghilangkan stereotip anak kos-kosan yang sehari-harinya makan indomie dibumbui dengan obat maag, warung-warung  sederhana juga mulai bersaing dengan tempat-tempat makan kekinian layaknya cafe yang menyediakan suasana modern. Semakin modernnya Tembalang kini tak hanya hadir kos-kosan eksklusif, perumahan-perumahan elit yang juga banyak terdapat kontrakan di dalamnya kehadiran pembagunan beberapa buah tower apartemen di Tembalang dan daerah sekitarnya semakin menjadikan kesan perkembangan Tembalang kian modern.  Bahkan perubahan-perubahan tersebut seolah-olah membuat Tembalang menjelma menjadi kota baru di dalam Kota Semarang dengan hiruk-pikuknya sendiri.

Para mahasiswa yang tinggal di Tembalang juga turut membawa warna tersendiri bagi Tembalang,  Tembalang yang terletak di Semarang,  Jawa Tengah  kini sudah tidak asing dengan mahasiswa  dari berbagai macam latar belakang yang berbeda,  kata “lo” ,”gua” dan berbagai kosakata dari berbagai tempat dari seluruh nusantara yang  kini sering diucapkan di tembalang memberikan warna warni Indonesia.

Hal yang menarik dari Tembalang ketika musim liburan mahasiswa menghampiri adalah status “kota” bagi Tembalang nampak seolah hilang, tak lain karena setiap libur antar semester sebagian besar mahasiswa penghuni “kota tembalang” banyak yang pulang ke daerah masing-masing. Namun tidak menutup kemungkinan perkembangan terus terjadi di Tembalang. Perubahan-perubahan itu  menjadi juga menjadi batu loncatan bagi Tembalang untuk bertransformasi menjadi  bagian penting dari Kota Semarang, mengingat Kota Semarang bagian bawah yang sudah terlalu sempit dan penat.

Kehidupan mahasiswa dan warga tembalang kini semakin menarik karena banyaknya tempat makan kekinian  yang tak menutup kemungkinan berpotensi menjadikan Tembalang sebagai pusat wisata kuliner di masa yang akan datang. Bahkan kehadiran beberapa cafe ataupun tempat ngopi yang baru-baru ini hadir tak jarang dan terus kebanjiran konsumen dari berbagai wilayah, sebut saja seperti “Anak Panah Kopi”. Kisaran biaya hidup bagi pelajar-pelajar atau mahasiswa di Tembalang pun dapat dikatakan murah, hal ini disebabkan banyaknya tempat makan pilihan yang jika disimpulkan biayanya sangat terjangkau. Tidak akan ada yang pernah  mengetahui hal-hal yang belum terjadi namun ada baiknya setiap orang membaca arah zaman melalui perkembangan yang ada di masa sekarang. Selain kuliner, Tembalang kini juga dekat dengan akses banyak hal. Bagi mahasiswa yang telah penat dengan aktivitas perkuliahan, di akhir pekan dapat menghabiskan liburannya ke berbagai tempat alternatif pilihan. Kehadiran Transmart yang berjarak tempuh sekitar 10 menit dari Tembalang, akses TOL Tembalang yang bisa menembusi ke arah kota, Jogja, Salatiga, Ungaran dan lainnya juga turut mewarnai nikmatnya kota pelajar ini.

Tembalang dikatakan sebagai kota pelajar dapat dikatakan tidak berlebihan, mengingat beberapa hal yang telah dijelaskan satu persatu diatas secara singkat. Semoga Tembalang terus berkembang dengan peningkatan-peningkatan kualitas yang tak hanya dari aspek fasilitas penunjang kehidupannya saja, melainkan juga sumber daya manusia dan kebermanfaatannya.

 

Hilmi Prabowo

 

Sumber foto:

https://www.idntimes.com/life/education/wimala-nisitasari/jangan-ngaku-anak-undip-tembalang-kalau-belum-ke-tempat-tempat-ini-c1c2