Misteri Dibalik Distribusi dan Keuangan Koran

lpmgemakeadilan.fh.undip.ac.id –Pernah gak sih kalian berpikir mengenai bagaimana koran pagi-pagi kok sudah ada di depan rumah dan itu setiap hari selalu update ?

Koran adalah sejenis media massa yang memberitakan kejadian-kejadian sehari-hari dalam kehidupan manusia. Koran sudah ada di Indonesia sejak tahun 1854 yang masih menggunakan bahasa belanda atau dalam bahasa melayu “Slompret Melajoe di Semarang”. Koran juga merupakan alat penting dalam mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia pada era penjajah, maka dari itu Koran selalu berkembang bersamaan dengan perkembangan zaman.

Koran merupakan media massa cetak atau berupa kertas-kertas yang disusun secara rapi. Wartawan dan reporter pun memiliki peran penting untuk membuat suatu artikel dalam sebuah koran maupun media massa lainnya. Selain itu bagian editing atau desain juga sangat berpengaruh dalam penyusunan tata letak suatu artikel di dalam koran.

Mengenai itu fungsi koran merupakan media cetak yang berisi berita-berita terbaru dan terpercaya menyebabkan seluruh jajaran pers khususnya di bidang cetak atau koran mengharuskan mereka untuk lebih cepat menyampaikan berita-beritanya. Seperti koran Kompas, yang merupakan salah satu media massa cetak yang tercepat dalam pendistribusiannya yaitu pukul 06.00 pagi sudah sampai di tangan pelanggan.

Mempunyai tugas menyampaikan berita ditangan pelanggan jam 6 pagi membuat mekanisme perusahaan Kompas sangatlah ketat. Dimulai dari penugasaan dari pihak Jakarta dengan diadakannya rapat redaksi setiap pagi, tugas tersebut di mulai dengan pembagian tentang liputan di suatu daerah contohnya kekeringan di Jawa Tengah menyebabkan Kebakaran.

Setelah rapat redaksi selesai, pembagian tugas langsung dishare kepara wartawan dan reporter. Tepat jam 2 siang para wartawan sudah harus mengirimkan listing artikel mereka minimal 2 kalimat. Kemudian dilanjutkan dengan penelusuran dan penulisan artikel dan jam 4 sore headline tugas harus jadi dan masuk di bagian editing naskah.

Mengenai bagian Des (bidang) Nusantara, yang mengharuskan pergi ke suatu daerah tertentu. Wartwan harus pergi ke lapangan dan menulis dengan deadline jam 8 atau 9 malam. Masuk editing naskah dan selesai lanjut jam 12 malam masuk dalam percetakan. Tepat jam 1 dini hari, artikel-artikel tersebut siap di cetak.

Dapur distribusi, dimulai dengan masuknya file ke percetakan, mulai di cetak jam 1 pagi, setelah artikel sudah di cetak mulai di kirim ke tempat yang paling jauh dulu. Sekitar jam 3 sampai 4 pagi koran sudah sampai di tangan distributor yang nantinya akan di antar oleh para kurir dan sampai di tangan pelanggan tepat jam 6 pagi.

Bidang distribusi juga sangatlah padat mereka akan mulai mencari pelanggan dari jam 8 pagi sampai jam 2 siang setelah itu mereka akan lanjut ke rapat dengan merangkum kekurangan dan kelebihan untuk masalah koran hari ini. Mengenai percetakan, media Kompas sendiri hampir mempunyai tempat percetakan di masing-masing provinsi yang membuat mereka cepat dalam pendistribusian.

Selain di balik misteri pendistribusian koran, ada juga nih mengenai kenapa sih Koran kok bisa murah banget sampai ada yang 2500/pcs atau 1000/pcs?

Jadi selain koran berisi berita-berita ada juga yang namanya pemasangan iklan, bisnis redaksi. Pemasangan iklan apa sih? Pemasangan iklan adalah para pemilik suatu produk atau hal tertentu yang mau memasarkan atau mempromosikan barang, usaha, atau jasanya di suatu koran. Contohnya Iklan XL yang menawarkan berbagai paket internet murah. Selain itu ada juga mengenai pemasangan informasi pencarian orang hilang, berita duka, berita putusan pengadilan dll.

Bisnis  redaksi sendiri adalah suatu artikel yang dibuat dengan maksud untuk mempromosikan sesuatu dengan orang tersebut harus membayar untuk artikel tentang dia di tulis atau di terbitkan biasanya hampir jutaan ribu. Selain itu ada juga bisnis-bisnis lain yang di atur oleh bidang bisnis di perusahaan tersebut.

 

Sumber : Media visit DJW 2018 ke kantor  Kompas di semarang,

Sumber foto : https://interaktif.kompas.id/kompas_redesain_2018

 

Adinda Intan Puteri A’an